Kabupaten Bogor Menuju Kota Pintar

Cibinong – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menggelar Sosialisasi Internal Gerakan Menuju 100 Smart City Kabupaten Bogor yang dilaksanakan di Aula Diskominfo Kabupaten Bogor pada Kamis (28/6).

Kegiatan sosialisasi ini dibuka oleh Bupati Bogor yang diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Bogor Rustandi didampingi Kepala Diskominfo Wawan Munawar Sidik, Kabid Pengelolaan E-Government pada Diskominfo Ernaningsih, dan tim pendamping Smart City Kabupaten Bogor Tedy Sukardi, serta para peserta yang telah menjadi bidang-bidang yang telah dibentuk.

Dijelaskan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Bogor Rustandi, pengembangan gerakan menuju 100 Smart City ini diprakarsai oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia serta didukung oleh Kementerian Dalam Negeri, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Kementerian Koperasi dan UKM, serta Kantor Staf Kepresidenan.

Selanjutnya, terkait pentingnya kegiatan sosialisasi bagi penyebarluasan informasi mengenai pengembangan Smart City ia berharap agar para peserta dapat memusatkan perhatian secara serius terhadap seluruh sesi kegiatan sehingga pada gilirannya nanti akan mampu menciptakan masterplan Smart City sebagai landasan dalam pembangunan Smart City 5 hingga 10 tahun ke depan.

“Hal ini perlu saya tekankan karena masterplan Smart City berperan vital sebagai landasan materi dan panduan pembangunan kota masa kini dan masa depan serta membantu pemerintah daerah menetapkan kebijakan, regulasi, dan arah prioritas pembangunan kota,” tegasnya.

Sebagai langkah awal, Rustandi menuturkan Kabupaten Bogor telah memiliki beberapa faktor pendukung yang potensial antara lain, infrastruktur jaringan intranet/internet yang menghubungkan seluruh perangkat daerah serta beberapa sistem informasi pelayanan publik yang berbasis teknologi informasi seperti OPTIMIS dalam aspek layanan perijinan, LARAS ONLINE dalam layanan pengaduan masyarakat, website seluruh OPD dan kecamatan, LPSE dalam layanan pengadaan barang dan jasa pemerintah, SIJARI BUNDA dalam layanan kesehatan ibu melahirkan dan anak, sistem informasi kependudukan dan lain sebagainya.

“Dengan kemampuan dalam mengembangkan berbagai layanan berbasis informasi tersebut, saya yakin pada gilirannya nanti secara bertahap kita akan mampu mengaplikasikan seluruh panduan pengembangan gerakan Smart City, termasuk menyusun masterplan Smart City sebagai kerangka bagi pengembangan daerah pintar yang diharapkan dapat menjadi contoh bagi Kabupaten dan Kota lainnya di luar 100 Kota Kabupaten yang terpilih oleh Kementerian Komunikasi dan Informatikan Kabupaten Bogor,” tutup Rustandi. (Agung/Inggar / Diskominfo Kab. Bogor)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *