Komisi X DPR RI Sambangi Pemkab Bogor

Cibinong- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menerima kunjungan spesifik Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI terkait peningkatan literasi (Perpustakaan), kunjungan Komisi X dipimpin secara langsung oleh Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudin dan diterima secara langsung oleh Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan, betempat di ruang serbaguna I, Gedung Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor, Selasa (21/5).

Menurut Wakil Ketua Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Hetifah Sjaifudian mengatakan kunjungan spesifik komisi X DPR RI ingin melihat secara langsung minat baca dan juga sejauh mana Pemerintah Daerah menanggapi apa yang menjadi agenda Nasional juga untuk mendorong literasi mulai dari perpustakaan, sejauh mana perpustakaan sudah menyediakan sarana dan prasarana serta membuat program program apa yang kita rancang bagaimana mendorong menjadi satu tempat bukan hanya menjadi tempat menyimpan buku, akan tetapi bagaimana masyarakat bisa mencari ilmu dan mengembangkan hajat hidup dan kesejahteraannya.

“mungkin kita akan berkunjung ke perpustakaan dan melakukan diskusi dengan para pustakawan dan Pemerintah Daerah bagaimana kondisi kerja dan juga ketersedian Sumber Daya Manusia (SDM),”katanya.

Ia juga menambahkan dalam pertemuan ini tentunya akan terjalin kerjasama dan memotivasi Pemerintah Daerah memberikan masukan-masukan kepada Komisi X DPR RI untuk menyelesaikan permasalahan di setiap daerah.

Terkait profesi pustakawan, hetifah juga mengungkapkan bahwa profesi tersebut memegang peran penting bagi perpustakaan, mulai dari tingkat Desa, Kabupaten, Provinsi maupun tingkat Nasional. Oleh sebab itu Komisi X akan mendorong agar kesejahteraan hidup pustakawan juga perlu mendapatkan perhatian lebih dari Pemerintah.

“Komisi X DPR RI juga akan melakukan peningkatan kompetensi, kita juga bisa melakukan advokasi ke Kementerian terkait mengenai kesejahteraan mereka,”ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan mengatakan Kabupaten Bogor hingga saat ini telah memiliki 1 perpustakaan umum dan 4 perpustakaan Kecamatan dari 40 Kecamatan yang ada, sedangkan di tingkat Desa dan Kelurahan terdapat 179 perpustakaan Desa dan Kelurahan dari 416 Desa dan 19 kelurahan yang ada.

“fasilitas perpustakaan ini diharapkan akan terus bertambah, seiring dengan kesadaran untuk menjadikan buku sebagai jendela dunia, memperkaya cakrawala berpikir, mempertajam kemampuan intelektual sekaligus meningkatkan kreativitas dalam melaksanakan berbagi kegiatan,”imbuhnya.

Iwan juga mengatakan keterlibatan pemangku kepentingan keluarga, sekolah, pustakawan, pegiat literasi, pengelola taman bacaan, organisasi profesi, PKK, karang taruna, budayawan, tokoh agama, tokoh masyarakat, unsur media dan semua pihak sangat menentukan keberhasilan pemberdayaan kegemaran membaca.

“harapannya dari yang awalnya membaca merupakan paksaan, menjadi suatu kebiasaan dan akhirnya terpesona akan bacaan dan hasil bacaannya, sehingga jargon masyarakat pembelajar sepanjang hayat semakin membudaya secara massif. Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Bogor telah membentuk perangkat daerah Dinas arsip dan perpusatakaan Kabupaten Bogor,”tandasnya. (Andi/Diskominfo Kabupaten Bogor)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: