Mau Coba WiFi Kecepatan Tinggi? Datang ke Kota Tua!

Jakarta, Kominfo– Kementerian Komunikasi dan Informatika bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan XL Axiata menggelar uji coba layanan teknologi telekomunikasi berbasis 5G di kawasan Kota Tua Jakarta. Masyarakat bisa mencoba akses Wireless Gigabit atau WiGig, WiFi dengan kecepatan tinggi, tujuh kali lipat dari akses WiFi yang ada selama ini.

“Kalau teknologi 5G untuk mendukung korporasi dan manufaktur, tapi WiGig manfaatnya lebih untuk konsumen. Tadi saya udah ujicoba,” ungkap Menteri Kominfo Rudiantara dalam Acara Uji Coba 5G dan WiGig untuk Mendukung Jakarta Smart City, di Kantor Pos Fatahillah, Kota Tua, Jakarta Barat, Senin (20/8/2018).

Menkominfo menjelaskan bahwa uji coba ini merupakan salah satu bentuk peran pemerintah sebagai fasilitator. “Peran pemerintah harus shifted, tidak lagi hanya sebagai regulator tapi jadi fasilitator dan akselerator. Uji coba 5G dan WiGig ini bentuk dari fasilitasi pemerintah bagi masyarakat,” jelasnya.

Fasilitasi diperlukan untuk mewujudkan Indonesia yang menjadi terdepan dalam kecepatan akses internet. “Jika kita fasilitasi kita bisa menjadi negara nomor dua setelah Singapura untuk kecepatan internet. Tahun 2019 harusnya Jakarta dan Singapura bisa sebelas dua belas beda tipislah. Kita punya satu tahun lagi tapi semua harus bergerak baik vendor, operator dan pemerintah baik pusat dan daerah,” jelas Rudiantara.

Berkaitan dengan implementasi smarcity, teknologi 5G dan WiGig ini akan diterapkan dalam aktivitas pengelolaan lingkungan perkotaan. Uji coba yang dilakukan mencakup penerapan 5G pada pengelolaan sampah, pengelolaan taman, peliharaan kebersihan sungai, serta WiGig untuk kamera surveillance (CCTV) dan layanan internet kecepatan tinggi melalui WiFi yang juga langsung bisa dinikmati secara gratis oleh pengunjung di sekitar area uji coba.

“Masalah di ibukota adalah kebutuhan internet cepat. Kemacetan, air bersih dan konektivitas menjadi tantangan kota metropolitan. Akses internet untuk setiap penduduk sudah menjadi kebutuhan dasar seperti air bersih dan listrik. Persoalan konektivita diselesaikan dengan teknologi fiber on the air. Teknologi 5G untuk internet super cepat, smart home dan smart city. Sedangkan WiGig untuk memenuhi kebutuhan konektivitas kota metropolitan,” ungkap Direktur Teknologi XL Axiata Yessi D. Yosetya. (VE)

Sumber

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: