World Wide Web, Teknologi Gratis Untuk Semua

Jakarta, Kominfo – Plt. Kepala Biro Humas Kementerian Komunikasi dan Informatika Noor Iza mengungkapkan saat ini teknologi World Wide Web (WWW) dapat dinikmati semua orang tanpa terkecuali. Menurutnya, dalam teknologi WWW semua komponen bersatu, mulai dari komunikasi, informasi dan pengetahuan.

“Sehingga terciptalah kemaslahatan seluruh masyarakat. Kementerian Kominfo melalui Badan Penelitian dan Pengembangan SDM telah memberikan pelatihan kepada kaum penyandang disabilitas agar mereka juga dapat menikmati hasil dari penemuan Tim Berners Lee yaitu World Wide Web,” paparnya dalam diskusi yang berlangsung setelah screening film ‘For Everyone’ di Ruang Serbaguna Kementerian Kominfo, Jakarta Rabu (13/12/2017) malam.

Plt. Kepala Biro Humas menyatakan keberpihakan terhadap penyandang disabilitas agar mampu memanfaatkan akses terhadap teknologi menjadi perhatian Kementerian Kominfo. “Meskipun disabilitas, mereka juga dapat berkembang di ICT. Makanya, Kementerian Kominfo membuat Jambore TIK untuk Remaja dan Dewasa dengan Disabilitas di beberapa kota kemarin,” ungkapnya.

Mewakili Direktur Jenderal Aplikasi Informatika, Plt. Kepala Biro Humas Noor Iza berdiskusi langsung dengan CEO World Wide Web Adrian Lovett mengenai film “For Everyone”. Sedikit menyitir isi film, Noor Iza mengatakan penemuan teknologi WWW telah mengubah peradaban dunia.

“Khususnya Indonesia. Terlebih lagi, perkembangan ekonomi di dunia digital tak lepas dari dukungan teknologi www tersebut. Ibaratnya digital ekonomi di Indonesia, tidak lepas dari sumbangsih platform World Wide Web. Begitu hebatnya,” jelasnya.

CEO World Wide Web Adrian Lovett menyampaikan penemuan teknologi bertujuan agar semua orang dapat terhubungkan tanpa terkecuali. Ia menyebutkan pada awal penemuan WWW ini, baru 10% orang di dunia ini yang dapat terhubungkan. Namun, CEO Adrian mengatakan saat ini bisa dikatakan semua orang sudah terhubungkan melalui web meski diakuinya masih ada hambatan yang harus segera diselesaikan seperti konten negatif ataupun hoax.

“Walaupun masih ada beberapa masalah seperti hoax atau fake news, kami ingin melayani semua orang dan mewakili semua orang agar dapat terhubungkan dengan sesuatu yang berguna seperti www ini,” tandas Adrian Lovett.

Dalam diskusi, hadir pula Ketua Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (MAFINDO) Eko Septiadji dan moderator dari ICT Watch Sherly Haristya. Sebelum diskusi, semua peserta menyaksikan bersama film ‘For Everyone’ yang menceritakan sejarah penemuan WWW dan tujuan Tim Berners Lee mengembangkan WWW secara gratis agar setiap orang bisa menikmati temuannya. (ABP)

Sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *