Dikukuhkan Jadi Brand Ambasador UMKM Kabupaten Bogor Ade Yasin Ingin Bangun Pusat OKB

Bupati Bogor Ade Yasin dikukuhkan sebagai Brand Ambasador Usaha Mikro Kecil Menengah (MKM) Kabupaten Bogor dalam kegiatan MEET and BEGREET cara cerdas membangun bisnis sampai go public, di auditorium Setda Kabupaten Bogor, Senin (26/8). Untuk membranding produk UMKM Kabupaten Bogor go publik baik tingkat nasional maupun internasional, dan bisa bergandeng dengan sejumlah perusahaan besar tanah air.

Sejumlah produk hasil UMKM Kabupaten Bogor, mulai dari batik, sepatu, tas, dompet, aksesoris selendang hingga kantong guna ulang dipamerkan langsung oleh Bupati Bogor Ade Yasin. Dihadapan pengusaha besar Indonesia, antara lain Witjaksono, pimpinan retail ternama alfamart, Habib Mahdi Assegaf dan lainnya.

Bupati Bogor, Ade Yasin mengatakan, untuk membranding produk UMKM go publik dan menaikan level UMKM Kabupaten Bogor menjadi corporate. Dibutuhkan kolaborasi dan kerjasama dengan perusahaan ternama, serta fasilitas memadai untuk memasarkan dan mengular produk UMKM secara online maupun offline.

“Kami ingin memiliki pusat Oleh-oleh Khas Bogor (OKB) yang besar, seperti krina dibali. Dimana semua produk UMKM bisa masuk. Sehingga kita mudah memasarkannya, karena produk yang dihasilkan UMKM sangat bagus, beranekaragam, dan tentunya berkualitas. Tidak kalah saing dengan perusahaan besar,” ungkap Bupati.

Katanya menambahkan, ia juga meminta kepada retail ternama seperti Alfamart untuk memberikan fasilitas ruang kepada para UMKM Kabupaten Bogor, untuk memasarkan produknya salah satunya. Produk kantong guna ulang, sebagai pengganti plastik guna mewujudkan Kabupaten Bogor Astri Tanpa Plastik (ANTIK).

“Kami punya kantong Pancakarsa (kantong guna ulang), ini bisa dikerjasamakan dengan alfamart. Sejak 17 Agustus lalu toko modern sudah tidak boleh menyediakan plastik, ini peluang untuk UMKM Kabupaten Bogor. Kita siap sediakan kantong guna ulang di toko-toko modern. Karena untuk kopi dan sandal semua hotel di puncak produk dari UMKM kita,” paparnya.

Sementara itu, pengusaha muda Indonesia, Witjaksono mengatakan, untuk menjadi besar butuh tekad, keyanikan kerja keras, dan tentu saja doa. Melihat berbagai produk yang dihasilkan UMKM Kabupaten Bogor, sangat beragam jenis dengan kualitas yang cukup bagus. Itu merupakan modal awal untuk mengembangkan bisnis lebih besar hingga go publik.

“Semua mulai dari 0, mulailah dengan bermimpi, lalu yakini bahwa mimpi itu akan tercapai, kemudian lakukan yang terbaik dan jangan lupa berdoa, maka kita pasti bisa,” katanya.

Untuk keberhasilan berbagai bisnisnya, Witjaksono ini pun tak memungkiri peran dari banyak orang di sekelilingnya. “Karena saya dari lingkungan keluarga miskin maka saya bercita-cita bisa membahagiakan kedua orangtua saya. Hal ini sangat berpengaruh dengan pola pikir dan pencapaian saya sekarang ini. Kuncinya, restu dan doa orangtua yang paling dijabah oleh Allah,” tuturnya.

Ia pun membagikan pengalaman unik dan menjadi titik baliknya ketika berproses sampai menjadi seperti sekarang ini dengan berbagai bidang bisnisnya. “Dalam segala hal kita harus iklhas dan menjalankan. Kita sebagai manusia hanya punya kewajiban untuk menjalankan duniawi secara maksimal (ihktiar maksimal), dan semua atas hasil atas usaha kita adalah mutlak milik allah swt. Kejadian atas semua kegagalan saya selalu menjadi pelajaran berharga dan dipastikan ada hikmah dan pesan yg harus kita pelajari,” imbuhnya. (DEWI/ANDI/DISKOMINFO KAB.BOGOR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: