Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bogor ditetapkan dengan Peraturan Daerah Kabupaten Bogor Nomor 12 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah. Sehubungan dengan dikeluarkannya Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah dan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2016 Tentang Perangkat Daerah. Dengan demikian maka perlu dilakukan penataan terhadap susunan dan tugas dinas di daerah dengan ditetapkannya Peraturan Bupati Bogor Nomor 57 Tahun 2016 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja Dinas Komunikasi dan Informatika.

Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bogor mempunyai tugas pokok membantu Bupati dalam melaksanakan urusan pemerintahan di Bidang Komunikasi dan Informatika dan Bidang Persandian, serta tugas pembantuan. Dalam melaksanakan tugas pokok tersebut Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bogor mempunyai fungsi, sebagai berikut :

1. Perumusan kebijakan di bidang komunikasi dan informatika dan bidang persandian;
2. Pelaksanaan kebijakan di bidang komunikasi dan informatika dan bidang persandian;
3. Pelaksanaan monitoring, evaluasi dan pelaporan di bidang komunikasi dan informatika dan bidang persandian;
4. Pelaksanaan administrasi Dinas; dan
5. Pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Bupati sesuai dengan bidang tugasnya.

1. Sumber Daya Manusia

Jumlah pegawai pada Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bogor Tahun 2020 di bulan September sebanyak 49 orang yang terdiri dari 48 PNS dan 1 orang Tenaga Honorer

a. Jumlah Pegawai berdasarkan Golongan dan Pangkat

Dari 48 orang jumlah Pegawai Negeri Sipil yang ada di Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bogor terdapat 20,83 % pegawai golongan IV, 58,33 % pegawai golongan III, pegawai golongan II sebanyak 20,83 %.

b. Jumlah Pegawai berdasarkan Pendidikan Tahun 2020

Apabila dilihat dari tingkat pendidikan Pegawai Negeri Sipil yang ada di Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bogor, maka status pendidikan dengan S1 lebih mendominasi yaitu sebesar 37,50 %, sedangkan yang paling rendah yaitu tingkat D3 sebesar 4,17 %.

2. Fasilitas pendukung yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan Komunikasi dan Informatika 

A. Sarana e-Government

  1. Jaringan Intranet sebanyak 97 titik dengan metode Fiber Optic dan Tunneling, yang terdiri dari 32 titik pada Perangkat Daerah, 4 titik di RSUD, 40 titik di Kecamatan dan 2 titik di Pendopo Bupati. Serta sudah terbangunnya jaringan Wifi Gratis di 11 Titik
  2. Aplikasi-aplikasi :
    – Website & Streaming Radio Tegar Beriman (9.53 fm)
    – Video Conference
    – Mail Server
    – WHM Cpanel
    – Laras Online
    – Digital Signage Player (DSP)
    – Aplikasi Monitoring Jaringan
    – Aplikasi Monitoring Trafik Pemakaian Bandwidth Internet
    – Situs Web
    – Datawarwhouse
    – Eksekutif dashboard
    – Sistem Informasi Posyandu
    – Sistem Informasi Desa (SID)
    – Busisca (Bogor Untuk Siap Siaga Corona)

B. Sarana Komunikasi dan Informasi

  1. Media Center
  2. Media Sosial (Instagram, Facebook, Twitter,Youtube)
  3. Majalah Inovasi
  4. Radio Tegar Beriman
  5. Kelompok Informasi Masyarakat (KIM)
  6. Media Digital (DSP, Videotron)
  7. Media Tradisional
  8. Media Interpersonal
  9. Layanan Pengaduan Masyarakat
  10. Layanan E -PPID
  11. Layanan 112

3. Tujuan dan sasaran beserta Indikator Kinerja Utama (IKU) Perangkat Daerah

Tujuan : Tata kelola Komunikasi dan Informatika yang Informatif dan Terintegrasi
Indikator Tujuan :

  1. Indeks Keterbukaan Informasi Publik
  2. Indeks SPBE

Sasaran :

  1. Mewujudkan Kabupaten Bogor yang Informatif
  2. Meningkatnya Kualitas Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik
  3. Meningkatnya Penyelenggaraan Persandian dan Keamanan
    Informasi.

Indikator Sasaran

  1. Indeks Keterbukaan Informasi Publik
  2. Indeks SPBE
  3. Indeks KAMI

 

%d blogger menyukai ini: