CIBINONG – Dalam rangka meningkatkan kualitas layanan publik di tengah perkembangan era digital, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bogor terus memperkuat inovasi dan kolaborasi dengan berbagai pihak. Hal ini sejalan dengan arahan Bupati Bogor Rudy Susmanto agar pelayanan kepada masyarakat terus ditingkatkan melalui pemanfaatan teknologi informasi.
Salah satu langkah nyata diwujudkan melalui kolaborasi bersama Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN) dalam pengembangan aplikasi chatbot multi-agent berbasis Artificial Intelligence (AI) atau aplikasi bernama Asick Bogor yang mendukung layanan informasi publik Kabupaten Bogor.
Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bogor, Ilham, mengungkapkan bahwa transformasi digital menjadi bagian penting dalam menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat, mudah, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

"Sejalan dengan arahan Bupati Bogor Rudy Susmanto, Diskominfo Kabupaten Bogor terus berupaya menghadirkan inovasi digital untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. Kolaborasi dengan Politeknik Siber dan Sandi Negara menjadi langkah strategis dalam mengembangkan layanan berbasis teknologi yang memberikan kemudahan akses informasi bagi masyarakat," ujar Ilham.
Selanjutnya, Direktur Politeknik Siber dan Sandi Negara, Laksamana Pertama TNI Arnoldus Triono, menyampaikan bahwa kehadiran Poltek SSN di Diskominfo Kabupaten Bogor merupakan bentuk pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat.
Menurutnya, Diskominfo Kabupaten Bogor menjadi lokus utama bagi para taruna Poltek SSN untuk melaksanakan berbagai kegiatan akademik, mulai dari praktik kerja lapangan hingga penyelesaian tugas akhir.

"Pada kesempatan ini kami menyerahkan salah satu kontribusi berupa implementasi chatbot berbasis Artificial Intelligence yang dapat dimanfaatkan untuk dokumentasi, penyediaan bahan informasi publik, serta membantu menjawab berbagai pertanyaan masyarakat kepada Diskominfo Kabupaten Bogor," ujar Arnoldus.
Aplikasi chatbot multi-agent berbasis Artificial Intelligence tersebut dikembangkan sebagai inovasi layanan informasi digital untuk membantu masyarakat memperoleh informasi publik Kabupaten Bogor secara lebih cepat, akurat, dan efisien.
Sistem ini dirancang untuk memahami berbagai pertanyaan dari pengguna serta memberikan respons berdasarkan data dan informasi yang tersedia. Dengan dukungan teknologi kecerdasan buatan, chatbot ini diharapkan dapat menjadi sarana pendukung pelayanan publik digital, khususnya dalam penyediaan informasi terkait layanan pemerintahan, program pembangunan, maupun informasi umum Kabupaten Bogor.
Kemudian, Taruna Tingkat IV Politeknik Siber dan Sandi Negara, Muhammad Reza, menjelaskan bahwa pengembangan aplikasi tersebut berawal dari kegiatan Praktik Kerja Lapangan (PKL) di Diskominfo Kabupaten Bogor pada tahun 2025. Selanjutnya, aplikasi dikembangkan lebih lanjut sebagai penelitian tugas akhir dengan penambahan berbagai fitur untuk meningkatkan akurasi, efektivitas, dan efisiensi layanan informasi.

"Awalnya sistem ini dikembangkan saat PKL di Kabupaten Bogor tahun 2025, kemudian saya kembangkan kembali menjadi tugas akhir dengan menambahkan fitur-fitur baru serta memperluas layanan informasi agar lebih akurat dan bermanfaat," jelas Reza.
Melalui kolaborasi dan inovasi digital ini, Diskominfo Kabupaten Bogor terus berkomitmen memperkuat ekosistem pelayanan publik berbasis teknologi, sekaligus mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang modern, inovatif, dan semakin dekat dengan masyarakat. (Tim Komunikasi Publik/Diskominfo Kabupaten Bogor)